Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , "Dua drone yang menyerang kediaman Perdana Menteri dan Panglima Angkatan Bersenjata Irak Mustafa al-Kadhimi, lepas landas dari sebuah daerah yang terletak 12 kilometer dari timur laut Baghdad," ungkapnya seperti dikutip Alsumaria News, Senin (8/11/2021).
Mayjen Rasool menjelaskan kedua drone terbang pada ketinggian rendah agar tidak terpantau oleh radar.
"Upaya pembunuhan ini direncanakan dengan hati-hati," sambungnya.
Menurut Mayjen Rasool, percobaan pembunuhan terhadap perdana menteri Irak telah mengirim pesan negatif kepada dunia.
Dia juga mengumumkan pengerahan kendaraan panser militer Irak dan tank di jalan-jalan kota Baghdad.
"Adalah wajar untuk menyebarkan tentara dan pasukan keamanan demi meyakinkan masyarakat. Kami tidak akan tinggal diam dalam menghadapi serangan terhadap lembaga-lembaga pemerintah," tegasnya.
Mustafa al-Kadhimi selamat dari upaya pembunuhan setelah drone menyerang kediamannya di Zona Hijau Baghdad pada Minggu pagi. (RM)
342/